
Malang, 28 Juni 2026. Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) turut berpartisipasi dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) XII Perkumpulan Dosen PGMI Indonesia Tahun 2026 yang diselenggarakan pada 25 – 27 Juni 2026 di Malang, Jawa Timur. Kegiatan nasional ini menjadi forum strategis bagi pengelola program studi, dosen, dan pemangku kepentingan PGMI dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkuat arah pengembangan pendidikan guru madrasah ibtidaiyah.
Salah satu inti kajian dalam Mukernas 2026 adalah penguatan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui evaluasi kurikulum PGMI. Evaluasi kurikulum dipandang penting agar penyelenggaraan pendidikan PGMI tetap relevan dengan perkembangan kebijakan pendidikan tinggi, kebutuhan madrasah ibtidaiyah, serta tuntutan kompetensi calon guru pada era transformasi digital dan pembelajaran abad ke-21.
Melalui forum ini, PGMI menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu akademik, tata kelola program studi, serta kualitas lulusan. Kurikulum PGMI tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan calon guru yang memiliki kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian, tetapi juga mampu beradaptasi dengan perubahan zaman, menguasai teknologi pembelajaran, memiliki literasi yang kuat, serta berkarakter islami dan kebangsaan.
Evaluasi kurikulum juga menjadi bagian penting dalam memastikan kesesuaian capaian pembelajaran lulusan, struktur mata kuliah, profil lulusan, serta kebutuhan pengguna lulusan. Dengan demikian, penyelenggaraan pendidikan PGMI diharapkan semakin sistematis, responsif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan dasar, khususnya di lingkungan madrasah ibtidaiyah.
Sekretaris Program Studi PGMI UIN Raden Mas Said Surakarta Pratiwi Rahmah Hakim, M. Pd. menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Mukernas PGMI 2026 merupakan langkah penting untuk memperkuat jejaring akademik sekaligus memperoleh masukan dalam pengembangan kurikulum.
“Forum Mukernas ini menjadi ruang refleksi bersama bagi PGMI untuk mengevaluasi kurikulum, memperkuat mutu penyelenggaraan pendidikan, serta memastikan lulusan PGMI mampu menjawab kebutuhan pendidikan dasar yang semakin dinamis,” ujarnya.
Selain membahas evaluasi kurikulum, Mukernas PGMI 2026 juga menjadi ruang kolaborasi nasional antarprogram studi PGMI. Melalui pertukaran gagasan, pengalaman, dan praktik baik, setiap program studi diharapkan dapat memperkuat standar mutu akademik, pengembangan riset, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta inovasi pembelajaran.
Kegiatan ini diharapkan menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan PGMI secara nasional, terutama dalam penyelarasan kurikulum, peningkatan kualitas dosen, penguatan karakteristik keilmuan PGMI, serta pengembangan lulusan yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.
Dengan adanya Mukernas PGMI 2026, PGMI menegaskan perannya sebagai program studi yang konsisten mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar di Indonesia. Evaluasi kurikulum menjadi langkah konkret untuk memastikan bahwa pendidikan calon guru madrasah ibtidaiyah terus berkembang sesuai dengan kebutuhan zaman, kebijakan nasional, dan nilai-nilai keislaman yang menjadi ciri khas PGMI. (PRH)
Mahasiswi PGMI Raih Terbaik 2 Lomba Microteaching Mahasiswa FORDETAK
16 jam yang lalu - Prestasi
Mahasiswa PGMI Raih The Best of The Best Microteaching pada Lomba Ketarbiyahan FORDETAK
16 jam yang lalu - Prestasi